Jumat, 29 Oktober 2010

…Mu bagiku…



Guncangan tak dapat menggoyahkan hati

Badai tak dapat mengoyakkan rasa

Gulita tak mampu menyesatkan

Tapi kebekuan hatimu membuat asa ku mati

Dan kegelisahan mampu membunuh akal sehat

Ketidakberdayaan menenggelamkan jiwaku

Apa sih…. yang aku tulis aku tak mengerti

“ I can’t read your mind, but I’ll always try”

Arah mana….? Semua telah ku coba

Aku terpaksa menikam diri

Demi sebuah cinta aku rela berada dipersimpangan

Namun aku bangga dengan jalan ini

Walaupun…pahit. Nyatanya aku sedang memupuk kesabaran

Seperti setangkai kembang yang ditaburi seonggok kotoran

Hasilnya tumbuh bunga yang harum

by klik disini

4 September 2006

2 komentar:

  1. keren juga puisi nya.
    Suka bikin puisi ya?

    BalasHapus
  2. iya..
    tapi ini kebetulan puisi hasil karya sahabatku.
    terimakasih telah mengunjungi blog saya yaa..

    BalasHapus