Rabu, 01 Desember 2010

cantik adalah sikap

"kemudian saya mempelajari dirinya"


Saya terlalu jauh menerima dan mengikuti model dia yang menurut saya kurang sopan dan selalu belajar dari masalah yang sama..

Bahkan saya mendapat teguran dari dia yang padahal saya meniru cara bicara dan perlakuan dari dia..

Namun semakin lama saya begini semakin banyak hal-hal jahat dan semakin jahat karena semena-mena memperlakukanya. Padahal dia telah berusaha berlaku dan memberikan apapun untuk menyenangkan saya..

Padahal yang saya butuhkan bukan sebuah kesenangan, namun sebuah kebahagiyaan, ketenangan ketentraman.

Dia tidak pernah bisa membuat saya bahagia, tenang, tentram.yang dia lakukan hanya sebatas menyenangkan,

Saya sudah berkalikali mengungkapkanya, namun dia malah beranggapan saya tidak butuh apa-apa dari dia, saya jelaskan bahwa bukan tidak butuh, namun ada yang lebih penting yaitu bahagia, tenang dan indah.namun dia seakan akan tidak mengerti apa yang saya maksud.

Lalu saya harus bagaimana..??

Apakah saya harus melanjutkan hubungan ini dengan sikap yang nggak bisa saya rubah secara sepihak..??

Apakah saya harus menyelesaikan hubungan sepesial ini demi kebaikan saya dan dia..??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar