
Ketika siklus kehidupan seseorang tidak sehat dan tidak berjalan menurut kapasitas seorang manusia,siklus istirahat badan, istirahat fikiran dan istirahat hati kemudian manusia mulai berhalusinasi tentang apapun yang sebelumnya terjadi dan membayangkan untuk hari esok yang akan terjadi..
Saya sadar saya telah berhalusinasi dalam kelelahan tanpa sadar ini dimana objek yang sangat dekatlah yang menjadi korban..
Saya sadar bahwa biarkan waktu yang bekerja untuk hasil dimasa mendatang dan kita sebagai seorang manusia tinggal menanamkan modal kebaikan (mata hati itu semuanya tentang kebaikan dan ketulusan) untuk semua unsur kehidupan termasuk hubungan cinta..
Ketika seseorang datang memberikan rasa hati kepada saya jawaban hati saya (sebelum fikiran dari pelajaran yang telah didapatkan sebelumnya itu turut campur) adalah menerima dengan tulus karena itu sebuah niatai yang baik..(semoga)
Namun ketika akal fikiran saya mulai berbicara, pengalamanlah yang mulai membentuk opini-opini tentang hubungan yang sehat dan berkualitas..
Mulai masuk kewilayah pemikiran dimana seseorang menginginkan sesuatu yang sempurna menurut pengalaman (ilmu tentang kehidupan) yang telah didapatkanya akhirnya banyak tindakan-tindakan yang bermaksud untuk membentuk sebuah siklus komunikasi, sosial, dan aktivitas yang sebenarnya akan terbentuk oleh proses.namun disisi hekhilafan dari pengalaman menginginkan sesuatu yang telah dipelajari dan sedang dialami oleh kita, kita cenderung ingin secepatnya meRealisasikan karena gambaran-gambaran tentang semuanya itu sudah ada.
Saya semakin sadar ternyata saya masih harus belajar untuk bersikap sabar dan berjalan sesuai dengan fitrahnya..
Saya semakin sadar bahwa semuanya tidakbisa terbentuk secara instan tanpa melalui sebuah proses waktu..
Namun untuk menjaga rasa dan proses itu saya juga sangat membutuhkan sebuah komunikasi yang saling membangun dan saling mengingatkan..
Saya ingin diingatkan jika saya mulai melewatkan kesabaran saya..
Saya ingin diingatkan saat fikiran saya mengganggu mata hati saya..
Saya ingin diingatkan selalu tentang kebaikan..
Ngak ada alasan masalah usia untuk saling memberikan petuah..
Karena sedewasanya dan sebijaknya seseorang itu tidak luput dari yang namanya lupa..
Saling mengingatkan itulah yang sebenarnya sesuatu yang paling bijak dalam komunikasi..
Dari sini awal permasalahan saya yang selama ini selalu menginginkan sebbuah hubungan yang komunikatif. karena dari modal ini semuanya akan terbentuk dengan lancar dan "indah pada waktunya"(wina tentang keinginanku memiliki sesuatu)
Dari kesadaran ini semoga menjadi awal yang baik untuk kita. Dan saya mulai dengan permohonan maaf saya yang tulus ini kepada kekasihku yang dengan kehebatanya menerima hujatan-hujatan (kesalahan) dariku..
Wasalam,..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar